Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Minggu, 03 Juni 2012

Hadits Tentang Kewajiban Shalat Lima Waktu


BAB I

PENDAHULUAN
     A . Latar belakang
Dalam halnya, shalat secara bahasa adalah do’a, yang dapat diartikan juga saat melaksanakan shalat merupakan bentuk ritual dalam rangka memohon (berdo’a) kepada Allah SWT. Sholat juga merupakan tiang agama islam, yang apabila diibaratkan jikalau kita memiliki rumah namun tidak ada tiang yang memperkuatnya, maka rumah itu akan roboh dan kemudian hancur. Begitu pula dengan agama, apabila tidak ada tiang yang memperkokohkannya, maka akan hancur pulalah agama islam.
Banyak kasus saat ini banyak kaum muslim yang melalaikan shalat. Sudah merasa biasa meninggalkan kewajiban shalat. Hal tersebut dapat dofaktori oleh beberapa hal, diantaranya ketidak tahuan atau lupa akan ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat.
Dalam bab pembahasan akan dibahas tentang rincian hadist yang membahas tentang kewajiban kita melaksanakan sholat 5 waktu. Adapun berbagai penjelasan yang memperkuat hadist tersebut. Penjelasan mengenai perintah Sholat yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad saw : Rasulullah menerima wahyu hanya di dua tempat yaitu di Mekah dan Madinah, makanya dikenal dengan Ayat-ayat Makiyah dan Madaniyah, dalam Al Qur’an tidak ditemukan Allah membuat keputusan yang berubah-ubah, hanya ada beberapa ayat yang turunnya bertahap untuk menetapkan hukum atau aturan hidup.
         B.  Rumusan Masalah





*      Hadits apa yang mewajibkan kita untuk melaksanakan sholat 5 waktu?
*      Hal apa saja yang memperkuat Hadist tersebut?
*      Apakah manfaat dari kita mengetahui hadist tentang kewajiban sholat 5 waktu?
*      Apakah Hadist tersebut bertentangan dengan Al-Qur’an?
         C.  Tujuan


ü  Untuk lebih memahami tentang kewajiban kita melaksanakan sholat 5 waktu.
ü  Untuk lebih mengetahui tentang hadits yang berhubungan dengan sholat 5 waktu.
ü  Untuk mengetahui kebenaran hadist yang berhubungan dengan sholat 5 waktu

BAB II
PEMBAHASAN

        A.   Teks  Hadits

Hadist Pertama



قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى إِنِّي فَرَضْتُ عَلَى أُمَّتِكَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ وَعَهِدْتُ عِنْدِي عَهْدًا أَنَّهُ مَنْ جَاءَ يُحَافِظُ عَلَيْهِنَّ لِوَقْتِهِنَّ أَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهِنَّ فَلاَ عَهْدَ لَهُ عِنْدِي * رواه أبو داود كتاب الصلاة
Bersabda Rosululloh SAW, berfirman siapa Alloh Yang Maha Luhur: “Sesungguhnya mewajibkan aku atas umatmu Muhammad 5 (waktu) sholat dan menjanjikan aku di sisiku dengan janji, bahwasanya orang yang datang dengan menjaga atas 5 (waktu sholat) pada waktunya, akan kumasukkan dia ke surga. Dan barang siapa yang tidak menjaga atas 5 sholat, maka tidak ada janji baginya di sisik
.”








Hadist Kedua
عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلاَةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا
* رواه أبو داود كتاب الصلاة

Dari Jaddid, berkata dia: Bersabda Nabi SAW: “Perintahlah kalian pada anak kecil dengan sholat ketika telah berumur 7 tahun. Dan ketika telah berumur 10 tahun maka memukullah pada anak karena meninggalkan sholat”

              A.   Teori / Penjelasan Tentang Hadis Di Atas
  Hadist pertama
        Hadist tersebut termasuk kedalam hadist Qudsi. Karena terdapat perkataan-perkataan perintah dari Allah yang diucapkan kembali oleh Nabi Muhammad SAW.
Dalam hadist yang pertama jelas menerangkan tentang kewajiban sholat 5 waktu dengan kalimat “Sesungguhnya mewajibkan aku atas umatmu Muhammad 5 (waktu) sholat….”. selain itu juga Allah menjanjikan bagi siapa (siapa saja) yang menjaga atau melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu tersebut dengan tanpa melalaikannya, maka pada hari kiamat akan dijanjikan surga oleh Alloh. Dan barang siapa yang tidak menjaga atau melalaikan sholat 5 waktu, Alloh tidak bisa menjanjikan surga untuknya. Karena di akhirat nanti hanya ada dua tempat, yaitu surga atau neraka, akan kemanakah orang yang tidak dijanjikan surga oleh Alloh?

2. Hadist Kedua
Hadist tersebut termasuk kedalam hadis Qauliyah (hadis yang disandarkan pada perkataan Rasulullah SAW. Yang menjadi sanadnya adalah Jaddid yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, as dan menjadi matan hadis yakni pada kalimat :
مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلاَةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا…"

Nabi memerintahkan kepada umat muslim agar membiasakan anak mereka untuk mengerjakan sholat 5 waktu ketika berumur 7 tahun. Dan jika setelah sampai umur 10 tahun anak tersebut belum mau juga untuk mengerjakan sholat 5 waktu, maka orang tua agar mengingatkan anak dengan cara memberi pukulan yang mendidik, bukan dengan pukulan-pukulan keras yang malah membuat anak trauma.
Dari hadits ini dapat kita lihat bagaimana wajibnya mengerjakan sholat 5 waktu. Bahkan anak umur 10 tahun (yang biasanya belum baligh) sudah diperintahkan untuk dipukul jika meninggalkan sholat.

C. Hikmah Dan Pelajaran

1.      Hikmah
Allah memerintahkan Shalat 5 waktu. Selain dalam rangkan mendekatkan diri kepada Allah, shalat juga melatih kita untuk bersikap rendah diri, sabar, dan menahan diri dari hal-hal yang negatif (maksiat). Secara lahiriah juga shalat banyak dijelaskan oleh beberapa pakar kesehatan bahwa gerakan-gerakan shalat dapat mengobati beberapa penyakit apabila dilakukan dengan benar.
Rasul juga memerintahkan bertindak tegas pada anak usia 10 tahun untuk melaksanakan shalat, karena pada usia tersebut mulai tumbuh bibit berfikir dewasa dan membiasakan diri sejak kecil untuk menjaga shalat dan terbentuk akhlaq islam sejak kecil dalam dirinya.
Shalat selain merupakan amalan wajib  juga merupakan amalan yang pertama kali dipertanggungjawabkan di yaumil hisab nanti.





BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
 Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa dasar perintah tentang sholat wajib 5 waktu sangat kuat. Setelah di perintahkan dalam Al-Quran di tambah dengan perintah dan penjelasan dalam hadits. Hadist yang menjelaskan tentang perintah sholat lima waktu ada dua, yaitu hadits qudsi dan hadits qouliyah.
Selain suatu kewajiban, sholat lima waktu dapat melatih diri  dan sarana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Wajib hukumnya mengingatkan seseorang untuk mengerjakan sholat lima waktu  dan membiasakan mengerjakannya sejak umur tujuh tahun. 



1 komentar:

Ade Malsasa Akbar mengatakan...

Bismillahirrahmanirrahim. Berikut ini satu kitab kecil 28 halaman yang bagus sekali isinya yaitu membahas secara global bagaimanakah syarat, rukun, dan kewajiban shalat menurut al-Qur’an dan as-Sunnah Rasulullah yang shahih. Kitab ini ditulis oleh Imam Muhammad at-Tamimi yang bermadzhab Hanbali tetapi diusahakan oleh beliau untuk mengikuti bagaimana shalatnya Rasulullah. Saya merekomendasikan kitab ini untuk dibaca semua muslim tua maupun muda yang ingin tahu lebih dalam mengenai shalat yang setiap hari dilakukan. Gratis.

http://bacasalaf.wordpress.com/2012/08/09/unduh-kitab-syarat-rukun-dan-kewajiban-shalat/

Poskan Komentar

Barudak IF.A

 
Free HTML Blog 4u